My Words

21.44 Edit This 0 Comments »

Aku rasa tlah ku temukan cinta sejati
saat aku hilang arah dan tak terkendali
di saatku coba bertanya di suatu sisi
ku yakin kau cinta mati

 
aku diam bukan berarti aku membisu
percayalah ku tercipta hanya untuk kamu
di jantungku hanya ada selembar namamu
ku yakin kau pun begitu

dapatkah kau mengartikan sayapku
dapatkah kau mengartikan cintaku
peluk dan cium untukmu
kau selalu di hatiku

dapatkah kau menjadi letak surgaku
dapatkah kau menjadi permaisuriku
rebahkan sayap-sayap cintamu
dan bawalah ku ke damaimu


EsaiQ

19.47 Edit This 0 Comments »
Jepang di Mata Orang Indonesia
Jepang merupakan salah satu negara maju di dunia. Yang mengandalkan  berbagai sektor dengan menggunakan teknologi yang dimilikinya untuk mengembangkan dan memajukan negaranya. Pada awalnya, negara tersebut merupakan negara yang kecil, yang kemudian berkembang dan menjadi maju seperti sekarang. Namun kemajuan tersebut tidak diperoleh dengan mudah. Mereka meraihnya dengan kerja keras dan disiplin. Masyarakat Jepang sangatlah menghargai waktu. Mereka seakan tak mempunyai waktu yang terluang dan terbuang sedikitpun. Waktu yang tersedia adalah waktu yang sangat berharga bagi mereka untuk mengembangkan berbagai kemampuan dan potensi yang ada menjadi sebuah sumber daya baru yang akan mereka manfaatkan untuk mengembangkan  dan memajukan negaranya. Semangat kerja mereka dapat diibaratkan seperti seekor ulat yang sangat rakus dalam melahap hijaunya dedaunan. Ulat tak membiarkan selembar daun pun utuh bila telah dimakannya. Ulat seakan akan dikejar deadline waktu sebelum ulat berubah menjadi kepompong. Masyarakat Jepang pun demikian. Mereka memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya menggunakan teknologi yang ada untuk mengembangkan  dan memajukan negaranya. Masyarakat Jepang  mempunyai etos kerja unggul dan memiliki pola pandang yang jauh ke depan yang meniti masa depan tersebut dengan kerja keras dan tak mudah putus asa. Jika mereka mengalami kegagalan, mereka akan bangkit kembali dengan memetik pelajaran yang berharga dari kegagalannya itu untuk dijadikan sebagai pemacu agar mereka tidak gagal untuk kedua kalinya. Karena mereka yakin masa depan dengan kesulitan dan cobaan itu pasti akan datang dan menghampiri mereka, maka persiapan yang matang dan kerja keras yang mampu menolong mereka, bukan kemalasan dan menunda-nunda pekerjaan.
Dalam hal kebudayaan, Jepang merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi adat dan budayanya mereka sendiri. Antara kebudayaan dengan modernisasinya itu senantiasa berjalan seiring, selaras dan harmoni. Sehingga mereka dapat menggunakan teknologi yang serba canggih yang dimilikinya sesuai dengan fungsinya masing-masing.  
Secara tradisional, sebelum perang dunia ke-2, Jepang merupakan negara yang keras dan selalu berperang antar pengikut bangsawan (samurai) sehingga boleh dikata hanya orang yang bermutu dan bermental baja yang tersisa, yang lemah telah musnah semua karena peperangan tersebut. Jepang adalah penjajah yang kejam semasa perang dunia ke-2, tidak hanya di Indonesia, juga di China, Korea, Vietnam jadi korbannya terutama pejuang dan wanita.
 oleh sekutu dengan bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki serta dijajah oleh Amerika, Jepang mulai merasakan bagaimana menjadi yang dijajah. Hiroshima dan Nagasaki merupakan dua kota utama di Jepang yang digunakan sebagai pusat Industri. Adanya peristiwa tersebut, banyak rakyat Jepang yang meninggal. Dan  yang tersisa adalah orang "pilihan" maka masyakarat jepang yang ada sekarang adalah orang yang cerdas-cerdas, disiplin, pekerja keras, sehingga menjadi negara yang kaya dan kuat. Ada seorang Perdana menteri Malaysia yang terdahulu (Mahathir) pernah menyerukan pada rakyat Malaysia, agar mereka jangan mencontoh Amerika dan Eropa yang terlalu jauh jaraknya, tapi contohlah etos kerja rakyat Jepang, kalau Malaysia ingin maju. Teknologi dan mutu produksi barang Jepang telah dapat melebihi teknologi dan kualitas produksi Amerika.
Dalam hal penggunaan internet, Jepang telah  membatasi penggunaannya, khususnya untuk pelajar. Namun pembatasan tersebut tidak dibatasi sepenuhnya. Pembatasan tersebut dimaksudkan agar pelajar di Jepang tidak terjerumus ke dalam situs-situs yang negatif. Situs asli Jepang sudah bagus-bagus dan isinya berupa pengetahuan yang bermanfaat yang telah disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Berita-beritanya pun aktual dan update sehingga kita dapat mengakses berbagai informasi yang kita butuhkan tanpa adanya kendala yang berarti. 
Disisi lain, Jepang juga mempunyai sisi negatif, yaitu sebagai negara yang mempunyai bisnis pornografi  ke-3 di dunia setelah Amerika Serikat dan Brazil.
Meskipun demikian mereka tetap menjaga perilakunya dimanapun ia berada. Sehingga mereka selalu dihormati oleh orang lain.
Di dalam kehidupan sehari-hari, Orang Jepang selalu terlihat misterius. Mereka biasanya jarang tersenyum, kaku dan terlihat sering saling tingkah. Mengetahui ada apa dibalik kebiasaan yang sering dilakukan mungkin dapat sedikit menyibak kemisteriusannya.
Kimono, sumo, sumpit dan sake adalah empat hal yang selalu berkaitan dengan Jepang.  Ketiga hal itu juga banyak mempengaruhi cara hidup mereka.
v  Kimono
Kimono misalnya, baju  tradisional ini ternyata bukan sekedar  penutup tubuh. Banyak falsafah hidup yang terkandung di dalamnya. Mengenakan kimono tidak boleh sembarang. Ada aturan baku yang harus diikuti. Tidak hanya itu, banyak hal unik yang dilakukan  masyarakat berkaitan dengan hal-hal tersebut.
v  Sumpit
Sumpit tidak bisa dipisahkan dalam tata cara makan. Sebagian besar orang Jepang akan mematahkan sumpitnya menjadi dua bagian selesai makan. Menurut adat, apabila sumpit tidak dipatahkan, mereka akan terserang suatu penyakit akibat makanan tersebut. Namun, saat ini tradisi tersebut hanya dilakukan saat bersantap di restoran. Untuk bersantap di rumah, setiap anggota keluarga menyimpan sendiri sumpit masing-masing. Bertukar sumpit tabu dilakukan karena dapat dianggap membawa sial.
Budaya yang dipengaruhi agama Budha juga mempengaruhi pentingnya benda ini. Masyarakat Jepang selalu menyediakan semacam sesaji untuk arwah kerabatnya yang berbentuk semangkuk nasi dengan sepasang sumpit yang tertancap tegak lurus ditengah nasi. Sepintas benda ini akan berbentuk seperti kuburan dengan sumpit sebagai nisannya.
v  Sumo
Kita mungkin bertanya mengapa pemain Sumo selalu berbadan gendut dan besar. Memang , syarat utama pemain Sumo adalah, lelaki dengan struktur tulang besar, dan mampu dan mau menambah berat badannya. tidak semua pemain sumo besar sejak kecil. Malah, banyak yang menjadi besar dan gendut setelah masuk pelatihan khusus. Ketika seseorang sudah diterima sebagai pemain sumo, ia harus mampu menjaga “kebesaran” badannnya.
Banyak anak muda yang bercita-cita sebagai pemain sumo. Hal ini dapat dimengerti karena seorang juara sumo mendapat tempat istimewa dalam masyarakat. Setiap pemain dianggap dewa daerah asalnya. Dua orang petarung dianggap mewakili Dewa Gunung (Yamasachichiko) dan Dewa Lautan (Umisachichiko). Sebagai juara dia berhak memperoleh fasilitas mobil lengkap dengan bahan bakarnya selama setahun penuh (bensin sangat mahal di Jepang). Ia juga berhak memperoleh seribu jamur shiitake dan seekor sapi setiap kali makan. Selain itu, ia juga berhak mengkonsumsi minuman cola sesuka hatinya.
v  Sake
Minuman tradisional ini harus diminum dalam cangkir yang kecil. Hal ini berkaitan dengan tradisi Jepang Kuno. Nenek moyang mereka selalu makan dengan tempat yang terbuat dari kulit kerang besar. Sedangkan kulit kerang kcil digunakan sebagai cawan air. Maka, saat ini minuman harus selalu ditempatkan di wadah kecil. Sedangkan makanan dalam wadah yang lebih besar. Setiap orang yang hendak minum, harus menuangkannya untuk temannya terlebih dulu. Pada acara minum, pantang menuangkannya untuk diri sendiri.
Mabuk setelah minum sake adalah hal yang biasa. Apalagi minuman dengan kadar alkohol tinggi ini (sekitar 20%) harus selalu hadir dalam setiap acara. Sejak remaja mereka sudah boleh minum sake. Namun, tentu saja hanya satu atau dua cangkir. Sake selalu disajikan dalam tiga kategori. Dari yang biasa sampai spesial. Jenis sake yang paling biasa disebut nikyu. Kualitas yang diatasnya disebut ikkyu. Sedangkan yang spesial disebut tokkyu. Untuk acara seperti pernikahan, perayaan karena promosi jabatan atau hanya sekedar makan malam romantis tentu saja harus sake spesial. Tingginya kadar alkohol di dalam sake membuat kesan orang Jepang suka sekali mabuk. Selain sake, mereka juga suka sekali minum whiski dan bir.
Selain ketiga hal diatas, banyak tradisi lain yang menarik. Saling bertukar kartu nama seperti yang sering kita lakukan saat bertemu kenalan baru, dipercaya berasal dari Jepang. Oleh karena itu, kartu nama adalah hal yang penting seperti halnya telepon genggam. Sebagian besar perusahaan Jepang mencetak kartu nama karyawannya dengan kertas dan bentuk yang menarik. Semakin bagus kartu namanya, semakin bergengsi perusahaannya.

CerpenQ

18.49 Edit This 0 Comments »

Tak Lekang Oleh Waktu


                Pagi ini cuaca cerah sekali. Segarnya udara yang masuk ke dalam paru-paruku membuatku semakin bergairah untuk melewati hari ini. Ku Langkahkan kakiku menuju ke sekolah. Sebuah bangunan yang megah dikelilingi oleh aneka tanaman. Sekolah itu merupakan saksi bisu perjalanan cintaku dengan Mira. Cewek manis, periang, dan baik hati yang selama ini mengisi hari-hariku. Beberapa menit kemudian, aku sampai di sekolah. Karena jarak rumahku dari sekolah memang dekat. Langkahku kupercepat gar sampai ke kelas.
                “ Assalamualaikum...... “, sapaku ketika masuk kelas.
                “Waalaikumsalam....... “ , jawab teman-temanku serempak.
Segera ku taruh tasku di atas bangku. Pagi ini, Mira tidak kelihatan seperti biasanya. Dia terlihat cemberut, seperti sedang memikirkan sesuatu. Hati kecilku tergerak untuk mendekatinya. Lalu aku bertanya kepada Mira, “ Mir, kamu kenapa?”
“Maaf Put, aku belum bisa cerita ke kamu sekarang, tolong tinggalin aku sendirian, Putra !!” jawabnya lirih.
Aku pun pergi meninggalkannya sendirian.
                Malam harinya, ku beranikan diriku untuk sms dia, menanyakan tentang masalahnya di sekolah tadi.
Beberapa menit kemudian, Hpku berbunyi.
“Wah ..ini pasti sms dari Mira”, kataku dalam hati.
Ternyata memang benar, ada Sms dari Mira, Sms itu berbunyi sebelumnya maaf Put, aku tadi belum bisa nyritain masalahku ke kamu. Aku udah 3 hari ini bermimpi buruk. Ku bermimpi tentang Faris, Put. Faris udah jadian ma temennya yang ada di Bandung. Aku takut banget bila mimpi itu jadi kenyataan. Karena aku sayang banget ma dia. Ku takut kehilangan dia Put.  
                  Dari sms itu dapat aku simpulkan bahwa Mira begitu mencintai Faris. Faris adalah cowok tampan dan humoris di kelas kami. Sehingga banyak sekali cewek yang suka padanya.  Mira sudah sejak lama sekali menyukai Faris. Namun, Faris tidak mempunyai perasaan yang sama seperti Mira. Dia Cuma menganggap Mira sebagai teman saja di depan aku dan Mira. Sebagai teman dekatnya, aku juga bingung dengan sikap Faris yang demikian. Faris memang misterius dalam urusan cinta. Meskipun aku teman dekatnya, aku tak pernah tahu bagaimana sebenarnya perasaan dia terhadap Mira.
                Untuk menanggapi Sms dari Mira tadi, aku meyakinkannya agar tetap tenang dan tidak resah, karena mimpi hanyalah bunga tidur. Sebenarnya hubunganku dengan Mira tidak begitu dekat. Namun karena aku dekat dengan Faris, Mira jadi sering menanyakan aktivitas Faris.
                Sebenarnya aku sudah lama menyukai Mira. Bahkan sebelum Mira menyukai Faris. Namun aku tak berani untuk mengungkapkannya. Perasaan itu muncul berawal dari kesalahan caraku memandangnya. Pesona wajah dan senyuman manisnya telah membiusku dan membawa diriku ke alam cinta, yang penuh dengan keindahan. Sungguh ku tak kuasa menahan getar-getar cinta setiap kali aku memandang dirinya. Entah sampai kapan perasaan ini ku pendam dalam hati. Ku biarkan perasaan ini tersimpan rapat dalam peti di dasar palung hatiku.
                “Semakin terasa cintamu, semakin ku harus melepasmu dari hidupku karena kau telah mencintai orang lain”,Gumamku dalam hati.  Seiring dengan berjalannya waktu, faris telah mengetahui bahwa aku mencintai Mira. Mengetahui hal tersebut, Faris malah mendukungku seolah-olah dia tak acuh pada Mira yang mencintai dirinya.
                Cinta....
                Cinta ini sungguh menyakitkan jika orang yang kita cintai, tidak mencintai kita. Namun begitu besarnya rasa cintaku, hingga rasa sakit yang telah tertoreh itu, sembuh dengan sendirinya dan berubah menjadi rasa rindu yang berkepanjangan.



***
                Suatu hari, aku dan Mira pergi rekreasi ke Ciputra, salah satu tempat rekreasi di Jawa Timur, bersama teman-teman lainnya. Namun Faris tidak bisa ikut karena ada kepentingan keluarga. Tak terlintas sedikit pun waktu itu, dibenakku. Wangi cinta telah menuntun langkahku untuk mendekati Mira. Entah kenapa, Mira tak menolak ajakanku untuk jalan berdua. Ku gunakan kesempatan itu, untuk mengungkapkan seluruh isi hatiku kepadanya.
                “Mir, aku mau ngomong nih ma kamu?” tanyaku kepada Mira.
                “Mau ngomong apa Put?”jawabnya.
                “Sebenarnya aku sudah lama suka ma kamu”kataku dengan lirih.
“Apa??? Kamu kan tahu Put, kalo aku sangat mencintai Faris, jadi aku tak bisa menerima kamu lebih dari teman.”jawabnya dengan spontan.
“Iya Mir, aku tahu, aku bisa ngerti kamu kok, aku juga tak berharap lebih dari kamu, aku Cuma hanya ingin engkau tahu tentang perasaan yang telah tersimpan lama di hatiku ini”,ungkapku.
“Terima kasih Put, kamu telah mencintai dan mau mengerti aku.”sahutnya seraya mengelus kepalaku.
Sungguh lega diriku setelah ku mengungkapkan perasaan ini.
Hari berganti hari. Rasa cintaku semakin besar terhadap Mira. Ingin sekali ku melupakannya dan membuang jauh semua rasa cinta ini. Namun raga ini tak kuasa untuk melepaskannya. Bayangannya selalu hadir dibenakku setiap malam. Hingga suatu hari, aku duduk termenung di sudut malam. Ku pandangi langit yang bertaburan bintang-bintang. Bintang-bintang tersebut seakan-akan menemaniku di tengah kesendirianku. Ku lantunkan ungkapan kata-kata ke hamparan bintang-bintang itu.”Ketahuilah Mira....,dirimu di hatiku tak lekang oleh waktu, meskipun engkau bukan milikku. Izinkan aku mencintaimu dan biarkan dirimu selalu bersinar menghiasi hatiku ini....”